Luv u all, my himabis’s friends….

January 12th, 2009

11 desember 2008
Tanggal itu adalah salah satu tanggal yang bersejarah buat gw. Tanggal itu adalah tanggal dimana gw menjadi panitia inti untuk kegiatan yang cukup besar. Yah, kegiatan yang termasuk program KWU EM UB (Kewirausahaan Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya). Nama kegiatannya adalah Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM). Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama EM UB dengan Himabis UB. Kegiatan itu memberi sedikit tambahan warna dalam hidup gw. Karena kegiatan itu, gw di percaya untuk jadi sekdep keuangan EM UB (amanahku nambah lagi.. SEMANGAT, Firli!!!). Juga dari kegiatan itu, teman2 gw bertambah. Yah, gw punya teman baru, yaitu anak2 dari Himabis. Dan untuk tulisan kali ini, gw akan membahas mengenai teman2 gw di Himabis.
Dari self awareness (alah, efek dari KAP masih nyata…), gw termasuk orang yang sulit untuk memulai suatu interaksi pada suatu hubungan yang baru. Rapat perdana, seperti biasa gw hanya diam. Pertama kali gw berinteraksi dengan anak himabis adalah dengan Arya, dia partner dalam kepanitiaan. Dari awal sampai rapat terakhir sebelum acara, gw hanya dekat dengan anak himabis dengan Arya saja. Dengan teman2 yang lain hanya sebatas tau wajah. Nama pun gw tidak tahu. Karena gw termasuk orang yang cuek. Klo ga di tanya, yaudah, gw ga akan cari tahu. Gw pun berintaksi dengan teman2 himabis hanya sebatas masalah kegiatan, tidak lebih.
Pernah, saat rapat yang kesekian, gw tau bahwa ada beberapa anak himabis yang dari Jakarta, seperti Marco, Hanafi, Tody. Tapi saat itu yang gw tau wajahnya cuma Marco, karena dia duduk di sebelah gw. Nah, yang nyebelinnya, saat gw tanya sama Marco dia dari Jakarta juga, dengan cueknya dia Cuma jawab “iya”. Ih, males banget ga c.. dalam pikiran gw, ni orang sok cool banget c!!! (Maaf ya, bang…hehehe). Ya gitulah, karena gw males di jutekin lagi akhirnya gw diem aja. Ga pernah ngajak mereka berinteraksi duluan.
Sampai akhirnya pada rapat terakhir. Marco tanya gw arema bukan, gw bilang bukan, dia tanya gw darimana, gw bilang dari Jakarta. Eh, mukanya dia yang tadinya (sok) cool jadi berubah lagsung bilang “Owh, lo dari Jakarta juga. Jakarta mana?”. Trus Tody yang ada di sebelah gw juga bilang (akhirnya gw tau muka org yg namanya Tody, hehehe..) “lah, lo dari Jakarta?”. Trus lagsung dah, bahasa andalan kita (bahasa betawi, asli!) keluar. Gw jawab “iye nich, bang, aye dari depok. Dah dulu ye, bang, aye pulang dulu. Dah sore.”
Nah, pas hari H. hubungan gw dan anak2 himabis tambah erat (Ea, kayak orang pacaran aja dah..). Pas acara, gw becanda mulu ma tmn2 himabis. Ama Tody, ngomong pake bahasa betawi kagak berenti2. Ama Marco, berantem mulu, dia ngisengin gw terus. Ama Hanafi, kita mau dangdutan di kampung sebelah. Nah, pas acara udah selesai, khan ujan deres tuh. Alhasil tmn2 panitia banyak yang nunggu mpe ujan reda. Yauda aja, kita semua becanda2. Krisna lagi ngobrol sama Doni di ledekin. Gw lagi ngebahas masalah duit sama Arya juga lagsung di-cie-in. gw pulang bareng Galuh di ledekin. Ajeng lagi ngobrol sama Hanafi di-cie-in. sampai akhirnya panitia yang tersisa tinggal gw, Galuh, Mas Azis, Arya,Marco, Hanafi, Anto, Satria. Gw cewek sendiri di situ. Karena gw bawa lepi dan printer jadi gw nunggu ujan mpe reda, takut ntu brg2 rusak. Udah aja akhirnya obrolan kita di lanjutin. Eh, ga taunya ada orang Depok juga, namanya Anto. (Wah, senangnya ketemu org satu kampung… wkwkwk)
Ternyata, setelah kegiatan selesai, hubungan gw ma tmn2 himabis ga selesai (lebih tepatnya dengan Arya, Marco, Hanafi, Anto). Kita suka smsn (dengan tidak lepas dari anabg dan neng/mpok). Pernah abis rapat evaluasi, Gw- Krisna,-Doni (EM) dan Marco-Arya (Himabis) nonton ke bioskop trus selesai nonton ke PS. Pernah juga, gw, Krisna, Doni, Marco, ARya, Anto ke acara fakultasnya Galuh. Nonton pertunjukkan band. Wah, pokoknya seru banget.
Nah, entah kenapa sekarang gw keilangan masa2 itu. Gw kangen ama rapat2 lagi. Ketemu tmn2 himabis. Gila2an bareng. Jalan bareng. Seru2an. Becanda2an. Ledek2an. Ceng2an. Atau panik bareng2 juga boleh (Really???).
Waaaaaahhhh, gw kangen masa2 itu. Ga tau kenapa gw ngerasa cocok bgt klo ngumpul ama anak2 himabis. Mungkin karena persamaan culture. Atau karena chemistry diantara kita udah terbentuk. Karena asli, anak himabis yang kemarin ikut kerjasama bareng, kagak ada yang waras. Yah, gw yang emang lagi butuh banget hiburan, pas banget klo jalan ama mereka. Karena kita semua ga ada yang waras..hehehe…
Guys, entah kenapa gw sayang banget sama kalian. Gw merasa keilangan aja masa2 kita bareng2. Klo diantara kalian (Cie, d’masiv kali ah….) ada yang baca tulisan ini, Cuma satu pesan gw. Meskipun kegiatan PPSDMnya sudah selesai, tapi hubungan dengan gw jangan ikut selesai juga ya. Keep cunt. Ama siapa lagi gw bisa gila dengan orang yang sekampung ama gw??? Ama siapa lagi gw bisa berbagi klo bukan sama org yg sama2 terdampar di kota ini???karena kalau aja kalian tau, semenjak ketemu kalian, gw merasa ga kesepian lagi. Gw seperti nemu sesuatu yg bisa buat gw “up” di tempat terdampar ini. So, buat…
Marco : gw heran, kenapa setiap kita ketemu, lo buat gw BT mulu. But, actually, u’re a nice boy.
Hanafi : Jadi kagak, bang, kite dangdutan di kampung sebelah???? Wkwkwkwk…..
Tody : dia satu2nya anak himabis yg panggil gw “mpok”
Anto : Woy, org depok. Ternyata rumah lo dkt ma rumah gw ya.. mau gw kirimin sms yang mana??
Arya : meskipun km bukan anak jkt, tapi km nyambung juga kok. Klo mau curhat lagi, ada biayanya y..
Finally, Luv and mizz u, my new friends….

Mencari Waktu Luang VS Meluangkan Waktu

December 25th, 2008

25 DESEMBER 2008
Abis ikut Motivation training nich…. Sekedar mau nulis aja, biar ga lupa. Secara aku orangnya pelupa.
Sebelum di mulai acara trainingnya, ada forum diskusi yang mengadirkan 2 orang ‘special’. Mereka adalah Nana Azis, Presiden EM UB 2008 dan Mas Oscar, Mahasiswa Berprestasi ke-2 se-UB. Tapi di antara mereka berdua aku paling terinspirasi oleh Pak Nana. Beliau banyak memberiku Inspirasi (bukan karena kita satu kampung ya, hehehe…).
Beliau mengatakan bahwa ada 2 kalimat yang saling bertentangan, yaitu mencari waktu luang dan meluangkan waktu. 2 kata yang hampir sama namun mamiliki arti yang berbeda. Mencari wkatu luang adalah bagaimana kita, yang notabenenya, banyak kegiatan harus mencari waktu luang di antara berbagai banyak kegiatan. Contoh beliau (Pak Nana, Red), kita meluangkan waktu 5 menit untuk bersilaturahim ke teman sekelas, 5 menit untuk menonton tv, atau 5 menit untuk menonton film. Tetapi kalau meluangkan waktu, berarti kita yang seorang aktivis, yang seharusnya mempunyai banyak kegiatan, namun berusaha untuk meluangkan waktu kita hanya untuk kepentingan diri sendiri.
Hmmm, aku jadi malu sendiri. Sebenarnya aku begitu banyak hal yang bisa aku lakukan, namun entah kenapa aku lebih banyak meluangkan waktuku daripada mencari waktu luang. Yang seharusnya aku mengerjakan tugas, tapi karena tidak mood, malah main game di laptop yang bisa memakan hampir sepertiga hari. Padahal untuk belajar 1 jam saja sulit sekali. Atau yang seharusnya mencuci baju, tapi karena malas, jadi malah tidur2an sambil nonton tv. Wadoh, wadoh….. Itu sangat tidak baik untuk di tiru…
Karena kata-kata beliau, aku jadi bertekad untuk mengubah diriku yang kadang sering meluangkan waktu secara sengaja. Meskipun aku belum menjadi seorang aktivis, tapi masih banyak hal yang seharusnya aku lakukan. Masih banyak hal yang dapat aku berikan untuk orang-orang di sekitarku. Karena sebaik-baiknya orang adalah orang yang bermanfaat untuk orang lain.
Terlebih, aku membaca tulisan yang menarik dari bulletin pers fakultasku….
Untuk mengetahui betapa berharganya waktu satu tahun… Tanyakan kepada mahasiswa yang mendapat nilai E dalam mata kuliah yang ia ambil
Untuk mengetahui betapa berharganya waktu satu bulan… Tanyakan kepada ibu yang baru saja mengalami keguguran
Untuk mengetahui betapa berharganya waktu satu minggu… Tanyakan kepada editor majalah mingguan
Untuk mengetahui betapa berharganya waktu satu hari… Tanyakan kepada direktur perusahaan yang karyawannya mogok kerja selama seharian penuh
Untuk mengetahui betapa berharganya waktu satu jam… Tanyakan kepada kekasihmu yang telah menunggu untuk bertemu denganmu
Untuk mengetahui betapa berharganya waktu satu menit… Tanyakan kepada orang yang baru saja tertinggal pesawat
Untuk mengetahui betapa berharganya waktu satu detik… Tanyakan kepada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan
Untuk mengetahui betapa berharganya waktu satu milidetik… Tanyakan kepada pemenang medali perak olimpiade cabang atletik
Hargailah waktu yang kau punya, kawan. Karena kau tak akan menyadari betapa berharganya ia sebelum engkau sadar jika telah membuang-buang waktumu.

Jadi pelajarannya, cobalah memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Pintar-pintarlah kita memanajemen waktu. Jangan lagi sia-siakan dia (waktu, Red). Kecuali kamu termasuk orang-orang yang merugi.

Cerita wanita baik hanya untuk laki-laki yang baik

November 29th, 2008

Sedikit kisah saja. Ada seorang pemuda bernama Idris. Ia memulai langkah pengisian remajanya dengan tepat dan menantang : mencari ilmu dan pengalaman. Sampai suatu ketika dalam perjalanan petualangannya yang panjang, sebuah sungai membentang di hadapannya. Dia harus menyebrang meski dengan perut lapar. Pucuk di cinta ulam tiba, ada sebuah delima. Delima yang terbawa arus itu mendekat, terus mendekat, semakin mendekat, dan hap. Kena! Tanpa pikir panjang, basmalah terucap dan gigitan pertama terkecap.

Perlahan kunyahan pertama bergeser ke kerongkongan. Dan saat itu terasa tercekat. Ia tersadar. Halalkah delima itu? Apa dia sudah meminta ijin kepada pemiliknya sehingga delima itu halal untuknya? Bukan soal kecil atau besar, selamanya ia berprinsip takkan pernah sudi tubuhnya kemasukan barang syubhat apalagi haram. Api neraka lebih pantas untuk daging yang tumbuh dari barang haram. Begitulah sabda Rasulullah

Ia harus bertemu pemilik pohon delima itu. Melawan arus, ia susur sungai itu kea rah hulu. Kuyup, berpeluh, terseok dan sesekali jatuh. Singkatnya, setelah Tanya sana-sini, I menemukan pohon delima di tepi sungai sekaligus rumah pemiliknya. Setelah bertemu dengan pemiliknya dan mengatakan ihwal dia ke sini. Pemiliknya mengatakan untuk mengganti delima yang di makannya, ia harus bekerja merawat kebun sang pemilik selama sekian tahun. (Pasti kita semua berfikir, hanya untuk segigit delima, Idris harus melakukan hal seberat itu?) namun, tidak bagi Idris. Baginya, itu lebih baik daripada harus menanggng siksaan Allah kelak. Akhirnya ia menyanggupi.

Waktu berlalu, hari berganti. Idris menyelesaikan kewajibannya dengan sempurna. Ia pun berpamitan. Tapi saat berpamitan, pemilik buah delima malah menyuruh Idris untuk menikahi putrinya. Ia mengatakan bahwa putrinya buta, tuli, dan lumpuh. Idris pun bertawaka kepada Allah. Allah tidak pernah menyia-nyiakan orang yang berbuat baik. Dan benar saja, saat di temui calon istrinya begitu cantik sempurna. (Jadi maksud pemilik pohon delima mengatakan bahwa putrinya buta, tuli, dan lumpuh adalah bahwa putrinya tidak pernah melihat, mendengar, mengatakan dan menuju sesuatu yang haram lagi celaka). Lalu menikahlah mereka.

Coba tebak siapa yang lahir dari pernikahan barakah ini? Daialah seorang anak yang hafal Al-Qur’an di usia 9 tahun, menghafal Al Muwaththa’ karya Imam Malik lengkap dengan sanadnya dalam 9 malam, menghasilkan 1000 kesmpulan hukum lengkap disertai dalil dari renungan atas sebuah hadist pendek dalam 1 malam, menjadi orang pertama yang merumuskan kaidah Ushul Fiqih, dan pelempar tombak yang dari 10 lemparan tak satupun meleset. Dialah Imam Asy Syafi’I, Muhammad bin Idris Asy Syafi’i. seseorang yang dijuluki Imam Ahmad bin Hanbal sebagai Mujaddid di abadnya.

(Salim A. Fllah dalam buku Nikmatnya Pacaran Setelah Menikah)

See, apakah yang masih menjadi keraguan kalian atas janji Allah itu?

Perempuan yang BAik hanya untuk LAki-laki yang baik..So,,,,

November 29th, 2008

Ehm, Firli mau sharing aja nich….klo ada kata-kata yang kurang berkenan…Maaf ya…

Jadi gini… jujur aja ya… Firli emang pernah berbuat khilaf dengan berpacaran. Tapi seiring dengan perubahan yang terjadi di dalam diri Firli, baik itu perubahan umur maupun perubahankeimanan (cie…),Firli sadar akan sesuatu… Emang c dari dulu juga Firli tau klo pacaran itu ga ada di dalam agama yang Firli anut. Tapi, dulu, tetap aja Firli ngelanggar. Nah sekarang, karena Firli sudah sadar dan Insya Allah ga khilaf lagi (hehehe…), Firli mau kasih tau sesuatu ke kalian yang baca blog Firli…

Pernah ga c kalian kepikiran klo saat kalian berpacaran, saat kalian (maaf) melanggar apa yang dilarang Allah, maka di bagian sudut dunia yang lain, calon istri ataupun calon suami kalian sedang berbuat yang sama dengan apa yang kalian lakukan. Kenapa Firli bilang seperti itu? Karena Allah sudah mengatakan, di dalam surat cintaNya (Al-Qur’an) bahwa wanita baik-baik hanya untuk laki-laki yang baik pula, begitu pun sebaliknya. Nah, karena janji Allah itu pasti, maka coba deh hayati kata-kata itu baik-baik. Kalo kalian mau dapat pasangan yang baik, maka dari dalam diri kalian sendiri juga harus baik. (Ups, bukan maksud menyuruh ya… hanya memberi tau). Klo mau tahu lebih jelasnya baca aja blog Firli tentang cerita wanita yang baik untuk laki-laki yang baik.

Awal saat Firli ‘hijrah’, Firli sempat berfikiran lagi untuk berpacaran. Yah, secara gitu dulunya pernah dan menurut Firli pacaran itu asik. Dapat perhatian, dapat kasih sayang, dapat hadiah-hadiah kecil/ senang aja gitu. Serasa dunia milik berdua, yang lainnya kayaknya cuma bayangan aja. Firli pengen ngulang masa-masa itu. Apalagi sekarang Firli jauh dari keluarga. So pasti butuh perhatian lain. Tapi setelah Firli banyak baca buku tentang bagaimana kita menghadapi VMJ (Virus Merah Jambu),pada akhirnya Firli sadar bahwa semua itu salah. Semua itu hanya rayuan syaitan untuk mengajak kita menjadi temannya kelak.

Oh ya, Firli kasih tau rahasia terbesar lagi nich….setelah Firli hijrah pun, Firli khilaf lagi. (Afwan, buat teman-teman dan mbak-mbak yang telah aku kecewakan….Firli khilaf!!)Yah, Firli dekat dengan dia. Tadinya c emang Firli berprinsip ga mau pacaran lagi. Tapi pada saat itu, dia hadir, dia datang, dia mengetuk pintu hati Firli yang sudah benar-benar tertutup untuk siapa pun. Bcoz he’s my dreaming. Jadi saat dia mengetuk, meminta ijin untuk masuk ke hati Firli ya Firli persilahkan dia. Tapi ternyata dia cuma masuk sebentar. Selama itu, dia cuma ajak Firli terbanglalu saat Firli sedang terbang (entah sengaja atau tidak)dia “ngejatuhin” Firli. Wah, sakit banget tuh, dijatuhin saat kita sedang berada di ketinggian. (klo dia baca: ga usah merasa ga enak. Firli gpp kq.. udah biasa kayak gini…hehehe… kayak tulisan yang suka Firli jadiin wallpaper di hp. Tulisannya gini “Tenang aja, gpp lagi… gw dah BIASA disakitin gini”)

Yuph, Firli memang kecewa dengannya. Awalnya Firli dendam, Firli ga bisa terima itu semua. Tapi Firli sadar bahwa Allah sedang menengur Firli. Allah ga mau klo Firli lebih jauh melakukan kesalahan. Maka Dia langsung memutuskan hubungan Firli itu. Oh ya, setelahnya Firli tau klo dia juga putus sama pacar sekaligus cinta pertamanya karena ga mau pacaran (itu juga yang jadi alasan dia memutuskan hubungan dengan Firli. But, klo memang itu alasan ke pacar-cinta pertamanya kenapa kemarin dia mengetuk hati Firli ya???)

Ya karena itu semua, Firli merasa harus mengubah semua pola pikir Firli. Firli mau punya calon suami yang baik, yang agamanya bagus, yang shaleh, dan yang pasti, calon suami yang takut sama Allah. Klo Firli mau itu semua berarti Firli harus berperilaku seperti itu juga. Firli ga mau bagai pungguk merindukan bulan.

Lagi pula, klo kita pacaran, berarti kita melakukan hal-hal yang seharusnya di lakukan oleh laki-laki dan perempuan yang sudah muhrim (Suami-Istri. Red). Nah, klo kita sudah ngelakuin itu semua (atau sebagian), pas kita nikah itu akan menjadi hal yang biasa. Tidak surprise lagi. Jadi apa nikmatnya ngelakuin hal-hal yang sudah kita lakukan sebelumnya. Berarti kalimat yang mengatakan saat kita menikah “Selamat Menempuh Hidup Baru”, itu tidak sesuai. Karena kita sudah merasakan di kehidupan sebelum pernikahan. Tidak ada kehidupan baru. Semua sama saja.

Alangkah seringnya

Mentergesai kenikmatan tanpa ikatan

Membuatdetik-detik di depan terasa hambar

Belajar dari ahli puasa

Ada dua kebahagiaan baginya

Saat berbuka

Dan saat Allah menyapanya lembut memberikan pahala

Inilah puasa panjang syahwatku

Kekuatan ada pada menahan

Dan rasa nikmat itu terasa, di waktu yang penuh kejutan

Coba saja

Kalau Allah yang menghalalkan

Setitis cicipan surga

Kan menjadi sadaqah berpahala

(Salim A. Fllah dalam buku Nikmatnya Pacaran Setelah Menikah)

Istiqomah itu memang sulit. Sulit sekali. Makanya di shoutout Firli, Firli tulis “doakan Firli istiqomah ya…”. Yah, karena itulah yang Firli rasakan sekarang, sulitnya untuk tetap istiqomah. Tapi seperti alasan-alasan di atas, Firli mencoba untuk istiqomah. Alasan lain, karena Firli lebih sayang Allah daripada sayang untuk tdak melakukan apa keinginan Firli.

Finally, Doakan Firli tetap di jalanNya ya….

Apa salahku????

November 6th, 2008

Menunggu……

Sebagian orang bilang ”aku siap menunggu sampai saatnya tiba….”. Tapi sebagian lagi mengatakan ”ngapain menunggu. That’a a wasting time!!!”

Satu hal yang sudah saya alami. Menunggu seseorang sekian lama tapi tidak mendapat balasan yang saya harapakan. Kalaupun saya mendapatkan apa yang saya harapakan, ternyata itu hanya sebuah kenyataan yang klise.

3 tahun saya menunggunya. 3 tahun saya mengharapkannya. 3 tahun saya mempunyai harapan yang besar dengannya. Tapi apa? Hanya sebuah tamparan keras yang sekarang saya rasakan. Tamparan yang membangunkan saya akan khayalan-khayalan tinggi saya. Tamparan yang membuat saya bangun untuk menghadapi kenyataan…

Yang ada dalam benak saya dari dulu sampai sekarang adalah adakah terbersit di fikirannya tentang saya, tentang kesetiaan saya, tentang perasaan saya. Apakah dia pernah memikirkan bagaimana perasaan saya? Perasaan yang berulang-ulang dia sakiti. Mungkin dia tidak sadar telah menyakiti saya. Atau memang dia sengaja menyakiti saya?

Apa kesalahan saya sehingga perasaan saya dibalasnya dengan dusta, sakit hati dan kekecewaan?

doa ku……….

October 15th, 2008

Allah Yang Maha Pemurah, Terima kasih Engkau telah menciptakan dia dan
mempertemukan saya dengan-nya.

Terima kasih untuk saat-saat indah yang boleh kami nikmati bersama….
Terima kasih setiap pertemuan yang boleh kami lalui bersama….
Terima kasih setiap saat-saat yang lalu. Saya datang bersujud dihadapan-Mu,
Sucikan hati saya yaa Allah,sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencana-Mu
dalam hidup saya.

Yaa Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya, janganlah biarkan saya
merindukan kehadirannya. Janganlah biarkan saya melabuhkan hati saya di hatinya.
Kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya dan usirlah dia dari relung hati saya.
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di di dada ini dengan kasih
dari dan pada-Mu yang tulus dan murni. Tolonglah saya agar dapat mengasihinya
sebagai sahabat.

Tetapi jika Engkau ciptakan dia untuk saya, yaa Allah, tolong satukan hati kami.
Bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya. Berikan saya
kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya.

Urapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya dengan
segala kelebihan dan kekurangan sebagaimana saya telah Engkau ciptakan.
Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai dan rela membagi suka dan
duka saya dengan dia.

Yaa Allah Maha Pengasih, dengarkan lah doa saya ini. Lepaskanlah saya dai
keraguan ini menurut kasih dan kehendakmu.

Allah Yang Maha Kekal, saya tahu Engkau senantiasa memberikan yang terbaik buat
saya. Luka dan keraguan yang saya alami pasti ada hikmahnya. Pergumulan ini
mengajar saya untuk hidup lebih dekat dengan-Mu, untuk lebih peka terhadap
suara-Mu yang membimbing saya menuju terang-Mu. Ajarlah saya untuk tetap setia
dan sabar menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan.

Jadilah kehendak-Mu dan bukan kehendak saya yang jadi dalam setiap bagian hidup
saya, yaa Allah. Amin………

aku ingin menjadi yang halal untukmu……

October 15th, 2008

setelah gw nonton ayat2 cinta…..

gw bisa ambil beberapa pelajaran…

Seperti yang Maria bilang, cinta dan memiliki itu tidak sama. Mungkin benar kalimat yang mengatakan cinta itu tidak harus memiliki. Yang sama banget sama yang udah gw alami, gw mencintai seseorang tapi gw ga ngotot untuk memilikinya. Gw cukup bahagia dengan melihat dia bahagia ya walaupun sebenarya gw sakit. Mungkin orang bisa mencintai seseorang tapi belum tentu dia bisa memiliki orang tersebut. Dan belum tentu juga orang yang sudah memiliki orang yang dia cintai tapi dia belum memiliki hati orang yang dia cintai itu. Satu hal yang pasti, kita harus sabar. Sabar itu emang pahit tapi pasti buahnya manis. Yah, seperti gw, gw sabar menunggunya selama 2 tahun dan, Insya Allah, buahnya nanti akan manis….

Ga selamanya kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita ga boleh egois, karena kita juga harus memikirkan orang lain. Kita ga boleh bahagia di atas penderitaan orang lain.

Setelah menonton film itu, seperti kata Noura pada Fahri, ”aku ingin menjadi yang halal bagimu”. Gw menjadi yakin untuk menjadikannya imam bagi gw. Imam yang bisa membawa gw menjadi lebih baik lagi. Dengan pandangan2nya tentang kehidupan, mungkin dia bisa membawa gw yang binggung menentukan arah kehidupan menjadi tahu apa yang seharusnya gw pilih.

Karena ga selamanya cinta itu diliat dari fisik dan materi. Klo gw ngeliat segalanya dari fisik dan materi, tentunya banyak yang lebih daripada dia. Tapi yang gw liat dari dia adalah bagaimana dia menyikapi suatu masalah, bagaimana cara dia berfikir tentang suatu hal, bagaimana cara dia memegang teguh akan prinsipnya, bagaimana dia sangat mencintai orang2 terdekatnya, bagaimana dia rela berkorban untuk orang yang dicintainya.

Apabila nantinya gw sama dia, Insya Allah, gw bisa menjalani hidup ini dengan baik. Gw ga takut miskin apabila nantinya gw hidup sama dia. Karena gw yakin, gw bisa menjalani masalah bersama-sama dengan dia.

Yang pasti, gw ga ingin menjadi seperti Maria yang tersiksa karena cintanya.

Gw teringat apa yang di bilang dosen Filsafat, sesuatu yang kita kejar dengan susah payah itu akan sangat berarti banget buat kita dan kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaganya daripada apabila kita memperoleh itu dengan mudah. Sekarang gw sudah memiliki setengahnya dan gw akan berusaha supaya dia ga lepas lagi dari gw hingga nantinya gw akan menjadi yang halal untuknya. Semoga………..

Hello world!

October 15th, 2008

Welcome to Friendster Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!